Kita mengibarkan bendera untuk perdamaian. Langsung dan sedunia.

 

Kita meluncurkan sesuatu.

Kutipan "thomram" di blog  http://bumibahagia.com/2014/05/22/wir-zeigen-flagge-fur-den-frieden-so-sieht-das-aus/:
"Tetangga Pak Gabriel yang memberi ide kepada saya. Itu ide yang bagus menurut saya dan kemungkinan sangat kuat dalam kesadaran kita"

 

Putih

Putih itu tidak berwarna, tapi putih mengandung semua warna.
Bendera putih di kibarkan dalam perang. Siapa yang  mengibarkan bendera  putih dengan itu mengumumkan: Saya telah meletakkan senjata. Saya akan bebas dan mempersiapkan pembicaraan.

 

Ide dan visi

Seluruh dunia mengibarkan bendera putih. Di rumah-rumah, pada mobil-mobil, pada sepeda-sepeda, di pergelangan tangan, selendang, ikat kepala, atau bisa saja sebagai dasi putih.

 

 

Saya bertanya sesuatu untuk yang pertama kali:
Jika kamu menemukan ide ini yang luar biasa, sebar luaskanlah ini di mana-mana.

 

Bayangkanlah di Jakarta mobil-mobil berjalan dengan bendera putih. Di Singapura mengantung bendera putih di jendela. Di pusat-pusat belanja kamu melihat dari belakang orang-orang memakai kain putih di bergelangan tangan. Putih-putih ada di mana-mana. Putih mengandung semuanya. Itu tidak perlu di jelaskan. Saya tahu: Itu menunjukan bendera yang putih. Orang ini menunjukkan putih. Saya bisa menjelaskan tentang semuanya, tentang politik, tentang uang, tentang korupsi.

Dan yang lebih penting, saya bisa menjelaskan tentang semuanya apa yang bisa membuat bahagia, membuat sehat dan membuat hidup orang-orang lebih kreatif.

 

Bayangkalah itu di hidup setiap hari. Simbol ini bisa menciptakan satu kekuatan penuh.

Berikan ide ini di mana-mana (facebook, twitter juga)!

 

 

 

Di sini ada teks dalam bahasa inggris.

 

Contoh bendera di sini.

Pak Gabriel di Nusa Dua, Pulau Bali, dengan bendera putih di belakang motor, di samping helm dan diikat di tangan juga (bulan mei 2014)

Kita mengibarkan bendera untuk perdamaian. Langsung dan sedunia.